Detail Berita

Kontingen Kota Semarang Raih Prestasi pada Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026

Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 telah dilaksanakan pada 8–10 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, serta kecintaan terhadap bahasa dan sastra daerah, khususnya bahasa Jawa. Pelaksanaan FTBI juga menjadi bagian dari upaya pelestarian bahasa ibu agar tetap hidup dan berkembang di kalangan generasi muda.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan pada 8 Oktober 2026 di Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah. Selanjutnya, pelaksanaan berbagai cabang lomba berlangsung pada 9 Oktober 2026 di Universitas Ngudi Waluyo. Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi nulis cerkak, sesorah, ndongeng, ndagel ijen, nulis lan maca aksara Jawa, nembang macapat, dan maca geguritan. Setiap cabang lomba memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan keterampilan berbahasa, bersastra, serta memahami kekayaan budaya Jawa.

Pada 10 Oktober 2026, rangkaian FTBI ditutup di Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dengan kegiatan lomba yel-yel dan pengumuman pemenang. Kontingen Kota Semarang berhasil menorehkan prestasi melalui sejumlah peserta didik yang meraih penghargaan. Pada jenjang SMP, Satria Mahardika Putra Antaka dari SMP Negeri 9 Semarang berhasil meraih Juara I, sedangkan Nury Alya Nazneena dari SMP Islam Tunas Harapan meraih Juara Harapan I. Prestasi tersebut menjadi bukti semangat dan kemampuan peserta didik Kota Semarang dalam mengembangkan bahasa dan sastra daerah.

Sementara itu, pada jenjang SD, Shakila Andriani Putri dari SD Negeri Purwosari 02 Mijen berhasil meraih Juara I, sedangkan Raissa Bellvania El Mecca dari SD IT Al Mawadah meraih Juara III. Dinas Pendidikan Kota Semarang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik, guru pendamping, dan pihak sekolah yang telah berpartisipasi serta mendukung keikutsertaan kontingen Kota Semarang dalam ajang tersebut. Diharapkan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mempelajari, menggunakan, dan melestarikan bahasa serta sastra Jawa sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.